Sarang Lebah Teror SD Inpres Patokaan, Personel Damkar Minut Turun Tangan

MINAHASA UTARA – Aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Patokaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sempat diwarnai kecemasan. Keberadaan sarang lebah di area sekolah dilaporkan mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan para siswa serta guru.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak sekolah segera melayangkan laporan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Utara melalui pesan singkat WhatsApp.

Respon Cepat Petugas

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Minut, Usman, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak sesaat setelah menerima laporan dari tenaga pengajar. Ia segera menginstruksikan personel yang tengah bersiaga untuk menuju lokasi.

“Kami mengerahkan tiga anggota Damkar ke SD Inpres Patokaan untuk mengevakuasi sarang lebah tersebut karena dinilai berpotensi membahayakan warga sekolah,” ujar Usman.

Proses Evakuasi yang Hati-hati

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan pengamanan area guna memastikan tidak ada siswa yang mendekat saat proses eksekusi berlangsung. Penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati untuk mencegah kawanan lebah menyerang warga sekolah maupun masyarakat sekitar.

Sebelumnya, sejumlah guru dan siswa mengaku merasa was-was saat beraktivitas di lingkungan sekolah. Kekhawatiran akan sengatan lebah membuat konsentrasi belajar mengajar sempat terganggu.

Kembali Kondusif

Setelah proses evakuasi berhasil dilakukan, situasi di SD Inpres Patokaan dinyatakan kembali aman. Aktivitas pendidikan pun kini telah kembali berjalan normal tanpa rasa takut.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan respon cepat tim Damkar Minut. Kecepatan petugas dalam menindaklanjuti laporan dianggap sangat membantu dalam menciptakan rasa aman di lingkungan institusi pendidikan tersebut.

Editor: Redaksi Abadipost

Lokasi: Minahasa Utara

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *