Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Minut Sediakan Beras SPHP di MPP: Cukup Rp.58 Ribu per 5 Kg

MINUT, Abadipost.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bergerak cepat merespons fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran. Melalui Dinas Pangan, pemerintah resmi menyediakan stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa (12/5/2026).

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata menjaga stabilitas ekonomi warga di tengah tren kenaikan harga beras premium dalam beberapa waktu terakhir.

Instruksi Langsung Bupati dan Wakil Bupati

Kepala Dinas Pangan Minut, Asriyadi Lalompoh, menjelaskan bahwa penyediaan beras murah ini merupakan tindak lanjut atas arahan langsung dari pimpinan daerah.

“Kegiatan ini sesuai arahan dan perintah langsung Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung dalam mencermati harga beras yang cenderung naik. Ini adalah jawaban atas kekhawatiran warga terhadap harga di pasar tradisional yang tidak menentu,” ujar Lalompoh kepada awak media.

Lalompoh menegaskan bahwa kehadiran stand beras SPHP ini bukan sekadar aktivitas jual-beli biasa, melainkan representasi kehadiran negara dalam memastikan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga tetap terjaga.

Pangkas Jalur Distribusi dan Harga Kompetitif

Untuk meringankan beban masyarakat, Dinas Pangan melakukan intervensi dengan memangkas jalur distribusi sehingga harga yang ditawarkan jauh di bawah harga pasar.

“Kami mengerti kondisi di lapangan. Di MPP, warga bisa menebus beras kualitas baik hanya dengan Rp58.000 per kemasan 5 kilogram,” ungkap Kadis Pangan.

Syarat dan Ketentuan Pembelian

Demi menjaga keadilan distribusi dan mencegah aksi borong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Dinas Pangan menetapkan regulasi ketat bagi setiap pembeli. Berikut ketentuannya:

  • Wajib menunjukkan KTP saat transaksi.
  • Pembatasan maksimal 5 sak (25 kg) untuk satu KTP.
  • Prioritas utama bagi masyarakat umum berdomisili di Kabupaten Minahasa Utara.

Strategi Tekan Inflasi Daerah

Pemilihan lokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) juga merupakan bagian dari strategi pelayanan satu pintu. Harapannya, warga dapat menyelesaikan urusan administrasi sekaligus pulang membawa stok pangan dengan harga terjangkau.

“Ini adalah bagian dari strategi kami untuk menekan angka inflasi daerah. Kami mengajak seluruh masyarakat Minahasa Utara untuk memanfaatkan fasilitas ini. Mari belanja dengan bijak sesuai kebutuhan,” pungkas Lalompoh. (Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *