JAKARTA, abadipost.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus menunjukkan keseriusannya dalam melakukan reformasi birokrasi. Langkah ini dibuktikan dengan pelaksanaan Expose Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Utara, Joune JE Ganda, SE, MAP, MM, MSi., didampingi Kakanreg XI BKN Manado, Dr. Akhmad Syauki, SH, MH., serta jajaran Pejabat BKPSDM Kabupaten Minahasa Utara.
Kehadiran orang nomor satu di Minut ini disambut langsung oleh petinggi BKN RI, di antaranya Wakil Kepala BKN Suharmen, S.Kom., M.Si., beserta jajaran Deputi dan Asesor Ahli Utama.
Paradigma Baru: Kompetensi sebagai Fondasi Karier
Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan paradigma baru yang menempatkan aspek kompetensi, kinerja, dan potensi sebagai fondasi utama pengembangan karier ASN.
“Sistem ini memastikan penempatan dan pengembangan ASN dilakukan secara objektif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan organisasi. Kami berkomitmen mengimplementasikannya secara konsisten agar tercipta birokrasi yang profesional dan berdaya saing,” tegas Bupati Joune.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BKN RI yang terus mendorong kebijakan inovatif dalam pengelolaan SDM aparatur di daerah.
BKN Soroti Pentingnya Akurasi Data
Wakil Kepala BKN, Suharmen, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran langsung Bupati sebagai bentuk komitmen nyata pimpinan daerah. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada keakuratan data.
“Setiap ASN harus aktif memperbarui data. Ini adalah basis pengambilan kebijakan manajemen ASN berbasis teknologi,” ujar Suharmen.
BKN juga menekankan bahwa ke depannya, mekanisme pengisian jabatan akan bertransformasi dari seleksi terbuka (job fit) menuju sistem manajemen talenta terintegrasi. Hal ini bertujuan untuk menjamin transparansi dan keberlanjutan kepemimpinan di instansi pemerintah.
Respons Positif Tim Penilai
Dalam pertemuan tersebut, tim penilai BKN memberikan respons positif atas progres kesiapan Kabupaten Minahasa Utara. Beberapa poin krusial yang menjadi catatan keberhasilan Minut antara lain:
- Disiplin Pemutakhiran Data: Sebagai prasyarat kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).
- Konsistensi Merit System: Integrasi manajemen talenta dalam siklus kinerja.
- Digitalisasi: Peran sistem terintegrasi untuk analitik SDM dan keputusan berbasis data.
- Asesmen Objektif: Pemetaan talenta yang jujur sebagai dasar suksesi jabatan.
Sinergi untuk ASN Unggul
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa Pemkab Minut siap membuka diri terhadap evaluasi dan pendampingan berkelanjutan dari BKN.
“Sinergi pusat dan daerah ini kami harapkan dapat mempercepat terwujudnya ASN yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi penuh pada pelayanan publik, sesuai visi pembangunan daerah dan reformasi birokrasi nasional,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya expose ini, Minahasa Utara selangkah lebih maju dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di awal tahun 2026.
(*/fds)
![]()




Tinggalkan Balasan