​PINELENG, ABADIPOST.COM – Kontestasi Pemilihan Hukumtua (Pilhut) Desa Sea tahun 2026 mulai memunculkan sosok-sosok potensial. Salah satu nama yang kini menjadi perbincangan hangat dan mendapat dukungan luas dari masyarakat adalah Refay Jopy Sasuwuk.

​Purnawirawan Polri ini membulatkan tekad untuk mengabdi di tanah kelahirannya. Sebagai putra asli Desa Sea, Refay membawa misi besar: membangun desa melalui pendekatan nilai-nilai kearifan lokal dan semangat gotong royong.

​Tumbuh dari Nilai Kesederhanaan

​Refay Jopy Sasuwuk lahir pada 15 April 1967 sebagai bungsu dari enam bersaudara. Darah kepemimpinan nampaknya mengalir kuat dalam dirinya; sang ayah, Jus Hendrik Sasuwuk, merupakan mantan Hukumtua Desa Sea yang disegani, sementara ibunya, Lintje Tempay, dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

​Lahir dari keluarga petani, masa kecil Refay ditempa oleh kerja keras. Nilai-nilai kebersamaan yang ia serap di lingkungan desa inilah yang membentuk karakter kepemimpinannya yang humanis namun tetap tegas.

​Jejak Karier: Dari Pendidik Polri hingga Ketua Koperasi

​Sebelum memutuskan terjun ke dunia politik desa, Refay memiliki rekam jejak yang mumpuni di kepolisian. Ia dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam mendidik calon Bintara dan Perwira di SPN Karombasan. Pengalaman menduduki berbagai jabatan strategis di Polri menjadi modal penting dalam hal tata kelola administrasi dan penegakan disiplin.

​Pasca-purnatugas, suami dari Rahima Taroreh ini tidak lantas berdiam diri. Ia aktif menjabat sebagai Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDPM) Sea, sebuah posisi yang membuatnya kian dekat dengan denyut nadi ekonomi masyarakat bawah.

​Visi dan Dukungan Politik

​Refay mengusung visi besar untuk memajukan Desa Sea melalui pembangunan berkelanjutan yang tetap menjaga kelestarian budaya setempat. Ketegasan dan rekam jejaknya yang bersih menarik perhatian berbagai elemen, termasuk dukungan dari basis massa partai besar.

​”Masyarakat melihat Refay sebagai sosok yang tidak hanya paham aturan, tapi juga paham budaya lokal. Inilah yang dibutuhkan Desa Sea untuk maju ke depan,” ujar salah satu warga saat berkunjung ke kediamannya.

​Meski Pilhut merupakan ranah pemilihan langsung, dukungan secara implisit dari simpatisan lintas partai seperti PDIP, Gerindra, dan Golkar disinyalir mengalir kepadanya karena kepercayaan atas kemampuan manajerial yang ia miliki.

​Harapan Baru untuk Desa Sea

​Mengapa Refay Jopy Sasuwuk menjadi calon kuat?

  • ​Putra Daerah: Memahami akar permasalahan dan potensi alam Desa Sea.
  • ​Pengalaman Kepemimpinan: Latar belakang Polri menjamin ketegasan dan transparansi.
  • ​Kedekatan Sosial: Aktif dalam pemberdayaan ekonomi melalui koperasi desa.

​Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat yang datang langsung ke kediamannya, Refay Jopy Sasuwuk kini menjadi simbol harapan baru bagi masa depan Desa Sea yang lebih sejahtera.

Loading