Saring Media Pasif, Diskominfosan Minut dan PJBM Sepakat Prioritaskan Wartawan Lapangan

ABADIPOST.COM, MINUT – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar pertemuan tatap muka khusus bersama puluhan wartawan peliputan di Ruang Rapat Diskominfosan, Selasa (21/07/2026). Langkah ini diambil guna memperkuat sinergi serta mengoptimalkan penyebaran informasi pembangunan daerah.

Pertemuan yang diinisiasi langsung oleh Kepala Dinas Kominfosan Minut, Styvi Sem Watupongoh, ini dihadiri sedikitnya 35 insan pers dari berbagai media daring (online) dan radio. Turut mendampingi Kadis, Sekretaris Diskominfo Alexander Cippy Warbung beserta jajaran.

Tindak Lanjut Petunjuk Bupati

Agenda utama dalam pertemuan tersebut membedah secara mendalam pola dan skema peliputan, serta tata cara penyajian berita. Penyesuaian ini merupakan tindak lanjut dari petunjuk langsung Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., agar publikasi kinerja pemerintah daerah semakin terarah, transparan, dan berkualitas.

Selain memantapkan teknis peliputan, forum ini juga menjadi wadah diskusi terbuka mengenai pola kerja sama baru antara media massa dan Pemkab Minut. Skema anyar ini dipastikan bakal berbeda dari mekanisme yang berjalan selama ini.

Dialog berlangsung interaktif melalui adu gagasan dan penawaran dari kedua belah pihak. Diskusi tersebut akhirnya melahirkan kesepakatan bersama yang solutif serta dipastikan tidak memberatkan pihak manapun, terutama bagi para jurnalis yang aktif di lapangan.

Sikap Tegas Organisasi Pers

Dalam diskusi tersebut, Ketua Persatuan Jurnalis Biro Minut (PJBM), Nando Adam, mengambil peran penting dalam menjembatani kepentingan para wartawan dan Pemkab Minut.

Secara tegas, Nando menyuarakan aspirasi rekan-rekan pers agar pemerintah menertibkan media pasif. Ia menyatakan tidak akan mentolerir media yang tidak pernah melakukan peliputan atau tidak memiliki wartawan di lapangan, namun justru mendapatkan alokasi kerja sama seperti Advertorial.

“Jangan sampai media yang tidak pernah meliput malah mendapat Advertorial, sementara jurnalis yang setiap hari berkeringat di lapangan justru tidak mendapatkan porsi tersebut,” tegas Nando.

Pernyataan lugas Ketua PJBM ini sontak mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari puluhan wartawan yang memadati ruang rapat.

Komitmen dan Apresiasi Diskominfosan

Menyikapi antusiasme serta komitmen para awak media, Kadis Kominfosan Styvi Watupongoh memberikan apresiasinya secara langsung. Ia menegaskan pentingnya verifikasi keberadaan wartawan aktif di lapangan demi keadilan kerja sama.

“Terima kasih atas kehadiran wartawan sekalian. Saya memang sengaja mengabsen, sehingga mendapat gambaran yang jelas wartawan mana saja yang aktif melakukan peliputan. Ini nantinya akan disesuaikan dengan keputusan yang akan diambil terkait kerja sama media,” ujar Styvi.

Transformasi skema kerja sama ini sekaligus menegaskan kembali Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing pihak. Sebagai corong utama pemerintah daerah, Diskominfosan berkomitmen mendiseminasikan informasi publik secara transparan. Sementara media massa diharapkan terus menjadi mitra strategis yang menyajikan berita faktual, edukatif, dan berimbang demi mengawal pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *