DPRD Sulut Gelar Paripurna APBD hingga Ranperda KLB, Fransiscus Silangen Apresiasi Capaian Pemprov

MANADO, ABADIPOST.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna penting di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut pada Selasa (14/7/2026). Agen paripurna ini membahas sejumlah agenda strategis daerah, mulai dari pertanggungjawaban anggaran hingga apresiasi atas rentetan prestasi Pemprov Sulut.

Agenda utama rapat mencakup pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2025. Hasilnya, seluruh fraksi di DPRD Sulut secara resmi menyatakan menerima Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Selain agenda pertanggungjawaban anggaran, rapat juga mendengarkan penjelasan Gubernur terkait Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2027, serta usulan Ranperda tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah Penyakit Menular yang dilanjutkan dengan penyampaian pemandangan umum fraksi.

Saat memimpin jalannya sidang, Ketua DPRD Provinsi Sulut, dr. Fransiscus A. Silangen, Sp.B, KBD, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulut atas berbagai capaian kinerja luar biasa yang berhasil diraih.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberhasilan kontingen Sulut yang menyabet gelar juara umum pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Provinsi Papua Barat.

“Kami menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas keberhasilan meraih gelar juara umum pada Pesparawi Nasional XIV. Prestasi membanggakan ini merupakan wujud nyata dari komitmen, kerja keras, pembinaan yang berkelanjutan, serta sinergi yang baik,” ujar Fransiscus di hadapan peserta sidang.

Lonjakan Indeks Pembangunan Manusia

Tidak hanya di bidang keagamaan dan seni budaya, pimpinan dewan juga memberikan pujian atas lonjakan signifikan pada sektor pembangunan manusia di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE.

Silangen mengungkapkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut Tahun 2025 mengalami peningkatan mendongkrak ke angka 76,32, naik dari 75,68 pada tahun sebelumnya.

“Capaian tersebut menempatkan Provinsi Sulawesi Utara pada peringkat ke-9 secara nasional sekaligus menjadi provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Pulau Sulawesi,” tegas Silangen.

Menurutnya, prestasi ini menjadi indikator nyata bahwa berbagai kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia—mulai dari layanan pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat—telah menunjukkan hasil yang sangat positif.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE, Wakil Gubernur, unsur Forkopimda, para anggota dewan, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Sulut.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *