‎HBL Langgar Musprov, SK Hillary Brigita Lasut Anulir Hasil Pemilihan Ketua PERTINA Sulut

MANADO, abadipost.com – Hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Sulawesi Utara yang menetapkan Hendra Jacob sebagai Ketua terpilih akhirnya pupus. Keputusan tersebut dinyatakan batal menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) baru yang ditandatangani oleh Hillary Brigita Lasut (HBL), yang isinya justru menunjuk Laurens Torayoh sebagai Ketua PERTINA Sulut.

‎Langkah sepihak ini dinilai bertentangan dengan tata cara organisasi yang diatur secara ketat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PERTINA. Sejumlah pengurus dan peserta Musprov menyayangkan sikap HBL yang dinilai melakukan pelanggaran nyata terhadap hasil musyawarah mufakat yang telah disepakati bersama.

‎Kronologi Polemik Kepengurusan

‎Sebelumnya, Musprov PERTINA Sulut telah digelar secara resmi dengan agenda utama pemilihan ketua untuk periode kepengurusan yang baru. Dalam forum tertinggi tingkat provinsi tersebut, Hendra Jacob berhasil terpilih melalui mekanisme voting yang sah dan sesuai dengan regulasi organisasi.

‎Namun, dinamika berubah drastis setelah SK penunjukan Laurens Torayoh oleh HBL beredar. Hal ini langsung memicu gelombang penolakan dan protes keras dari internal PERTINA Sulut.

‎“Sudah jelas di AD/ART, ketua dipilih lewat Musprov. Hasilnya sudah sah, Hendra Jacob terpilih. Tiba-tiba keluar SK penunjukan langsung. Ini jelas melanggar Musprov,” ujar salah satu peserta Musprov yang meminta identitasnya dirahasiakan.

‎Respons Pihak Terkait

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi abadipost.com belum menerima pernyataan resmi dari Hillary Brigita Lasut terkait alasan mendasar di balik penerbitan SK kontroversial tersebut.

‎Di sisi lain, respons dan langkah dari pihak-pihak terkait sejauh ini adalah:

  • Kubu Hendra Jacob: Menyatakan sikap tegas akan menempuh jalur organisasi resmi demi mempertahankan hasil Musprov yang sah.
  • Laurens Torayoh: Belum memberikan keterangan resmi mengenai posisinya dalam pusaran polemik dualisme kepemimpinan ini.

‎Nasib Pembinaan Atlet di Ujung Tanduk

‎Konflik internal ini dikhawatirkan akan berdampak buruk pada roda organisasi, terutama pada program pembinaan atlet tinju amatir di Sulawesi Utara. Terlebih lagi, Sulut tengah bersiap menghadapi sejumlah agenda kejuaraan nasional yang krusial.

‎Saat ini, jajaran pengurus PERTINA di tingkat daerah (kabupaten/kota) diimbau untuk tetap solid dan tenang, sembari menunggu kepastian hukum serta pengakuan resmi dari Pengurus Besar (PB) PERTINA Pusat. (AP/Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *