MINAHASA UTARA, abadipost.com — Curah hujan deras yang mengguyur wilayah Tonsea menyebabkan median Jalan Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terkikis erosi. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung menerjunkan tim teknis ke lapangan untuk memulihkan jalur vital demi keselamatan para pengendara, Jumat (29/5/2026).
Kepala Dinas PUPR Minut, Lidya Warouw, ST., MAP., menyatakan bahwa langkah darurat ini wajib diambil agar kerusakan tidak meluas dan fasilitas publik tetap terjaga dengan baik.
Penanganan Taktis Sepanjang 70 Meter
Di lapangan, tim teknis fokus menangani titik terdampak yang mencapai panjang sekitar \pm70 meter. Proses pemulihan infrastruktur tersebut mencakup beberapa tahapan krusial, di antaranya:
- Pengurukan material pasir dan batu (sirtu).
- Pemadatan ulang tanah yang sempat tergerus air.
Penataan serta pengisian kembali kanstin beton yang bergeser akibat terjangan air hujan.
“Kerusakan ini kami temukan berdasarkan hasil penyisiran tim di lapangan. Intervensi harus dilakukan secepat mungkin, karena jika menunda perbaikan, area yang tererosi ini berpotensi besar memicu kecelakaan dan membahayakan para pengendara,” tegas Lidya saat memberikan keterangan pada Sabtu (30/5/2026).
Lidya menambahkan, prioritas utama pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur saat ini adalah menjamin mobilitas warga berjalan dengan aman dan lancar.
Komitmen Pelayanan dan Antisipasi Cuaca Ekstrem
Lebih lanjut, Lidya menyampaikan bahwa respons cepat ini sejalan dengan komitmen pelayanan publik yang terus ditekankan oleh Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk selalu peka dan sigap dalam menindaklanjuti keluhan serta kerusakan fasilitas yang dialami masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, Dinas PUPR Minut akan memperketat pemantauan infrastruktur guna menghindari kejadian serupa.
“Demi mencegah kejadian serupa, Dinas PUPR Minut akan mengintensifkan pengawasan pada sejumlah jalur utama dan fasilitas publik lainnya. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, sehingga kesiapsiagaan harus ditingkatkan,” pungkas Lidya Warouw.
Pascapenanganan taktis selesai dilakukan, kondisi median Jalan Soekarno kini dinyatakan telah kembali stabil dan aman untuk dilintasi kendaraan. Pemerintah Kabupaten Minut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada berkendara dan segera melaporkan jika menemukan adanya kerusakan infrastruktur di wilayahnya. (**/fds)
![]()