ABADIPOST.COM, SEA — Calon Hukum Tua Desa Sea Nomor Urut 3, Villy Fricilya Pontororing (VFP), menepis keras isu liar yang menyebutkan dirinya bakal mundur dari kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak 2026 Kabupaten Minahasa.
Di hadapan para pendukung militannya pada Rabu (27/5/2026), Villy memberikan klarifikasi tegas untuk membungkam rumor yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Tahapan Pilhut Bukan Ditunda, Tapi Menunggu Penyelesaian Keberatan
Dalam penyampaiannya, Villy meluruskan simpang siur mengenai jalannya tahapan Pilhut Desa Sea. Ia menegaskan bahwa proses pilhut saat ini bukan ditunda, melainkan sedang menunggu penyelesaian administrasi atas keberatan yang diajukannya. Saat ini, Panitia Pilhut tingkat Desa, Kecamatan, hingga tingkat Kabupaten (Dinas PMD) tengah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.
“Untuk diketahui para pendukung semua, tahapan Pilhut Desa Sea ini masih menunggu dan bukan ditunda. Hal ini dikarenakan ada Surat Keberatan yang saya dan Tim Pemenangan layangkan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan bersyukur mendapat atensi langsung dari Panitia Kabupaten untuk segera diselesaikan,” jelas VFP.
Bantah Isu Finansial dan Tegaskan Kesetiaan pada Pendukung
Lebih lanjut, Villy juga menyoroti isu miring yang menyerang personalnya, mulai dari kabar bahwa dirinya beralih dukungan ke calon lain, hingga rumor miring terkait kesiapan fasilitas dan finansialnya dalam kontestasi ini.
“Sebagaimana yang beredar beberapa waktu ini, ada yang mengabarkan saya mundur dan berpindah mengusung calon lain. Bahkan, ada yang menyebut saya tidak mempunyai fasilitas untuk pertarungan ini. Itu TIDAK BENAR atau HOAX!” tegasnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh barisan pendukung dan simpatisan VFP agar tetap solid dan tidak mudah terprovokasi oleh strategi politik yang ingin memecah belah kekuatan mereka.
“Sampai Titik Darah Penghabisan”
Menutup klarifikasinya, Villy membakar semangat para pendukungnya dengan menyatakan komitmen penuhnya untuk terus bertarung demi kemajuan Desa Sea. Bagi Villy, tidak ada kata menyerah dalam perjuangan ini.
“Sekali lagi saya tegaskan dalam pertarungan Calon Hukum Tua ini, sejengkal pun saya tidak akan pernah mundur, apalagi berpaling ke calon yang lain. Bahkan sampai titik darah penghabisan pun saya tetap maju,” pungkasnya disambut riuh para pendukung.
![]()
