MINAHASA, ABADIPOST.COM – Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Sea tahun 2026, bursa calon pemimpin mulai mengerucut pada nama-nama potensial yang dinilai mampu membawa perubahan. Salah satu figur yang menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat adalah Jefri Fransiskus Legi.
Pria yang akrab disapa JFL ini bukan orang baru dalam tata kelola pemerintahan desa. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan Desa Sea. Pengalamannya di birokrasi desa menjadikannya sosok yang dianggap paham betul akan kebutuhan dan dinamika warga Desa Sea.
Profil Singkat Jefri Fransiskus Legi (JFL)
- Tempat/Tanggal Lahir: Desa Sea, 7 September 1983
- Agama: Katolik
- Alamat: Desa Sea Jaga III
- Pekerjaan Saat Ini: Kepala Seksi Pemerintahan Desa Sea
Sosok Profesional dan Inklusif
Jefri dikenal oleh masyarakat sebagai tokoh yang rendah hati, religius, dan mudah bergaul di semua kalangan. Karakteristiknya yang akuntabel dan profesional dalam bekerja membuatnya dipercaya mampu mengelola pemerintahan desa dengan transparansi tinggi.
“Dalam demokrasi, setiap orang punya hak untuk maju. Namun, yang dibutuhkan Desa Sea adalah pemimpin yang tidak membedakan suku, ras, golongan, agama, maupun kelas ekonomi,” ujar salah satu warga saat dimintai tanggapan mengenai figur JFL.
Visi dan Misi: Membangun dengan Kebersamaan
Membawa jargon “JFL: Maju Bersama Rakyat“, Jefri mengusung visi besar untuk menciptakan kesinambungan pembangunan di Desa Sea.
Visi: Maju Bersama Rakyat Membangun Desa Sea Berkesinambungan dan Bermartabat.
Misi: Menjalin kebersamaan di tengah kemajemukan masyarakat Desa Sea menuju kesejahteraan bersama tanpa perbedaan.
Filosofi Kepemimpinan
Bagi Jefri, kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan moral. Ia memegang teguh prinsip bahwa keberanian adalah kunci harga diri yang tidak mudah terbujuk oleh kepentingan sempit.
Ia juga menaruh perhatian besar pada sektor pertanian sebagai fondasi desa.
“Petani adalah sosok berkeyakinan baik dan memiliki martabat tinggi. Mereka adalah simbol kebebasan yang kokoh,” ungkap JFL dalam sebuah kesempatan.
Dengan dorongan dari arus bawah yang tergabung dalam relawan “Jaring For Legi“, Jefri Fransiskus Legi menyatakan kesiapannya untuk berkomitmen lewat program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat luas pada Pilhut Desa Sea 2026 mendatang.
(*/fds)
![]()



Tinggalkan Balasan