MANADO, abadipost.com – Bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kepulauan Sitaro pada Senin (5/1/2026) memicu respons cepat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk turun tangan memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak.
Empati dan Komitmen Pemprov Sulut
Gubernur Yulius menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang merenggut korban jiwa dan menyebabkan kerusakan material cukup parah di wilayah Siau.
”Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulut menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa banjir bandang di Siau. Kami sangat prihatin. Pemerintah Provinsi akan hadir dan memberikan dukungan penuh, baik dalam penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana,” ujar Gubernur Yulius, Senin (5/1).

Ia menegaskan telah berkoordinasi dengan Pemkab Sitaro, TNI, dan Polri untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
“Kita semua berharap cuaca segera kembali normal,” tambahnya.
Data Korban dan Wilayah Terdampak
Hujan deras selama lima jam memicu luapan material batu, tanah, dan kayu yang menerjang pemukiman. Berdasarkan data sementara, tercatat 11 orang meninggal dunia, 4 orang dinyatakan hilang, dan 18 orang luka-luka. Dua korban dengan luka berat direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Manado.
Adapun wilayah yang terdampak luas di Kecamatan Siau Timur meliputi:
- Kelurahan: Paniki, Paseng, Bahu.
- Kampung: Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, Beong, dan Salili.
Menanggapi skala kerusakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sitaro telah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari.
Distribusi Bantuan Logistik
Selain memerintahkan pengiriman alat berat untuk pembersihan material, Gubernur bersama Ketua Pembina Posyandu Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, dan Dinas Sosial Provinsi telah memberangkatkan bantuan logistik mendesak berupa:
Bantuan Ketua Pembina Posyandu & Dinsos Prov:
- Kebutuhan Gizi: Ratusan dus susu (Lansia, Ibu Menyusui, Remaja) dan biskuit bayi.
- Perlengkapan Tidur: 50 lembar kasur, 50 potong selimut, serta 50 paket KidsWare.
- Logistik Pangan: Mie instan, ikan kaleng (sarden), minyak goreng, dan air mineral.
Bantuan Alat Berat & Sarana:
Gubernur menginstruksikan pengiriman alat berat guna mempercepat pembukaan akses jalan yang tertutup material banjir serta bantuan pakaian layak pakai bagi para pengungsi.
Saat ini, personel gabungan dari TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pencarian terhadap korban hilang serta pembersihan area terdampak di bawah koordinasi Pemda setempat.
Editor: Redaksi abadipost.com
Sumber: Press Release Pemprov Sulut
![]()




Tinggalkan Balasan