Warga Keluhkan Buruknya Pelayanan di RSUD Maria Walanda Maramis
Abadipost.com, MINUT — Sejumlah Masyarakat MINUT meluapkan kekesalan mereka terhadap pelayanan dan tindakan Medis RSUD Maria Walanda Maramis yang dinilai semakin memburuk.
Sebagian masyarakat sekarang lebih sering berobat ke RS GMIM Tonsea dan RSUD Lembean karena merasa pelayanan disana lebih cepat dan jauh lebih baik.
Berkurangnya kepercayaan warga terhadap pelayanan di RSUD MWM tersebut karena sudah banyak yang mengeluhkan buruknya pelayanan di RS tersebut.
”Kalau masuk RS Walanda Maramis bukannya sembuh malah tambah sakit, bisa saja meninggal dunia dikarenakan pelayanan yang tidak baik atau terkesan ada pembiaran, ” Jelas salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya. Rabu (16/4/2025).
Seperti yang di alami keluarga pasien yang mendapatkan perawatan di RS Walanda Maramis dimana Ayahnya sudah beteriak-teriak karena sakit yang diderita namun Perawat disalah satu ruang rawat inap mengatakan sedang menunggu dokter jaga.
”Papa saya dirawat inap, sudah teriak-teriak kesakitan tqpu tidak ada dokter yang datang, perawat bilang masih menunggu dokter jaga datang,” kekecewaan keluargs pasien.
Diketahui Dokter baru datang 1 jam berikutnya, pasien sempat di bawa ke ICCU namun tidak lama kemudian meninggal dunia.
”Dokter baru datang 1 jam kemudian, papa sempat dibawa ke ICCU tapi tidak lama kemudian papa meninggal,” tuturnya sedih.
Ketua PHRI Sulut Herodes Dejong angkat bicara terkait masalah ini, dirinya menilai buruknya pelayanan di RSUD Walanda Maramis sebagai gagalnya management rumah sakit.
”Rumah sakit itu kerja utamanya melayani pasien yang sedang dirawat, tapi rupanya Direktur RSUD MWM saat ini tidak mampu mengelolanya dengan baik, ” Kata Dejong.
Menurut Herodes kemungkinan ada prioritas lain selain keselamatan dan kesembuhan pasien.
”Jangan-jangan ada prioritas lain selain kesembuhan pasien, saya berharap pak Bupati Joune Ganda segera mengevaluasi kinerja Direktur RS Walanda Maramis sekarang, sebab dulu tidak pernah ada keluhan seperti ini,” ungkapnya.
Warga berharap ini menjadi perhatian serius dari pemerintah Daerah demi menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.
![]()
