AIRMADIDI, abadipost.com – Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Ronal Kaawoan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah nakhoda Bupati Joune Ganda. Apresiasi ini menyusul keberhasilan gemilang daerah tersebut dalam meraih hibah global Youth Climate Action Fund (YCAF) 2026 dari Bloomberg Philanthropies.
Menurut Ronal, pencapaian ini bukan sekadar prestasi seremonial, melainkan indikator kuat bahwa arah pembangunan di Minahasa Utara telah berada pada jalur yang progresif, terukur, dan berorientasi masa depan.
Pembangunan yang Terarah dan Berdampak
Ronal menilai keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi pemerintah daerah dalam merancang pembangunan yang seimbang. Fokus pemerintah tidak lagi hanya terpaku pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial secara harmonis.
“Ini adalah bentuk pembangunan yang utuh. Tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga membangun kualitas lingkungan dan kapasitas masyarakat,” ujar Ronal kepada awak media, Kamis (30/04/2026).
Ia menekankan bahwa pendekatan pembangunan seperti inilah yang menjadi kunci utama dalam menciptakan Minahasa Utara sebagai daerah yang tangguh dan memiliki daya saing tinggi.
Konsistensi Kebijakan Jadi Fondasi Utama
Lebih lanjut, legislator ini menggarisbawahi bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, kebijakan daerah dijalankan dengan sangat konsisten. Baginya, penghargaan internasional ini adalah bukti nyata dari tiga poin krusial:
- Perencanaan Sistematis: Pembangunan dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar program jangka pendek.
- Arah Jelas: Program-program daerah memiliki target yang terukur.
- Implementasi Visi: Pemerintah mampu menjaga keselarasan antara visi besar dan eksekusi di lapangan.
“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang konsisten. Dan itulah yang kita saksikan di Minahasa Utara hari ini,” tegasnya.
Validasi Global: Minahasa Utara Sejajar dengan Jakarta
Prestasi ini kian membanggakan karena Minahasa Utara menjadi salah satu dari hanya tiga daerah di Indonesia—bersama DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang—yang berhasil mengamankan hibah tersebut. Ronal menyebut pengakuan internasional ini membawa dampak strategis, di antaranya:
- Meningkatkan kepercayaan investor dan lembaga internasional.
- Membuka peluang kerja sama global yang lebih luas.
- Memperkuat posisi Minahasa Utara dalam peta pembangunan nasional.
Sinergi Demi Masa Depan Daerah
Dalam perspektif pembangunan jangka panjang, Ronal menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara eksekutif (pemerintah), legislatif (DPRD), dan masyarakat. Ia berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah yang membawa dampak positif langsung bagi warga.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Ke depan, kita harus memastikan bahwa setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Optimisme Menuju Daerah Unggulan
Menutup pernyataannya, Ronal Kaawoan menyampaikan rasa optimisnya bahwa Minahasa Utara akan terus bertransformasi menjadi daerah yang maju dan berkelanjutan.
“Dengan kepemimpinan yang kuat dan arah pembangunan yang jelas, Minahasa Utara memiliki semua potensi untuk menjadi daerah unggulan. Kita tidak hanya ingin berkembang, tapi juga ingin terus berkelanjutan,” pungkasnya.
Pencapaian ini sekaligus menjadi penegas bahwa visi yang jelas, konsistensi kebijakan, dan kolaborasi yang kuat mampu membawa daerah menuju panggung dunia dan masa depan yang lebih baik. (*/fds)
Editor: Redaksi Abadipost.com
![]()
