SULUT, Abadipost.com — Permasalahan Tanah milik Bapak Jerry Kalangkahan masuk dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Jerry Kalangkahan mengklaim bahwa PT. Bhineka Mancawisata (BMW) yang terletak di Desa Paputungan Kecamatan Likupang Barat belum membayar tanah yang telah di bangun Hotel Bintang 5 tersebut. Senin (5/8/24).
Namun setelah dipertemukan Bapak Jerry Kalangkahan, Pihak PT. BMW, Aparat Desa Paputungan. Pak Jerry tidak memberikan beberapa dokumen yang menjadi pembahasan.
Harrol Kaawoan memberikan gambaran agar sebelum di agendakan RDP Dokumen yang menjadi sengketa sudah diberikan ke DPRD agar bisa dipelajari lebih lanjut.
“Berdasarkan pengalaman kita saat menangani masalah tanah dibeberapa tempat, data lokasi yang dipermasalahkan sudah kami pegang dan kami pelajari agar kami tau apa yang dipekarakan,” jelas Kaawoan.
Perlu diketahui bahwa Tanah yang dimaksud oleh Pak Yeri itu sudah di bayarkan kepada keluarga Pak Yeri Kalangkahan beberapa tahun silam sehingga pihak Perusahaan Sudah mulai bekerja mendirikan Bangunan Hotel yang dimaksud.
Hendry Walukouw Anggota Komisi I meminta kepada Pihak Keluarga Bapak Yeri Kalangkahan untuk dapat melengkapi Berkas Dokumen masalah tanah yang dimaksud agar di ketahui duduk permasalahannya ada di mana.
“Untuk Rapat Dengar Pendapat kali ini kami skors sampai keluarga Bapak Yeri Kalangkahan bisa melengkapi Dokumen permasalahan tanah yang dimaksud agar kita berbicara sesuai data, tidak mengira-ngira,” Ujar Walukouw saat memimpin RDP di Ruang Rapat Komisi I.
Perlu diketahui, PT. Bhineka Mancawisata (BMW) juga menyalurkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) dalam bentuk peralatan sekolah kepada seluruh siswa dari tingkat PAUD hingga SMA di tiga desa lingkar perusahaan, Desa Paputungan, Desa Jayakarsa dan Desa Tanah Putih, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara.
Sejak tahun 2021 silam. Meski saat ini Pekerjaan di Perusahaan sedang off namun tetap menyalurkan CSR untuk membantu anak sekolah di tiga Desa Lingkar Perusahaan.

PT Bhineka Mancawisata, investor yang membangun kawasan wisata resort dan hotel bintang lima Marriot di Desa Paputungan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara serentak di seluruh sekolah PAUD, taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah tingkat pertama dan sekolah menengah atas, diawali di halaman sekolah seatap SMP Negeri 5 Paputungan dan SD Inpres Paputungan.
Penyerahan bantuan disaksikan Kepala Kecamatan Likupang Barat Meykel Parengkuan, Kapolsek Likupang AKP M. Sasikome dan Danramil Likupang Lettu Adri Malinti.
Humas PT Bhineka Mancawisata Rizal Layuck menyebut bantuan CSR Pendidikan tahun ini diberikan kepada 865 siswa berasal dari 18 sekolah dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD, TK, SD, SMP dan SMA dengan total bantuan sekitar Rp400 juta.
“Tahun lalu kami berikan kepada 750 orang siswa, sekarang berjumlah 865 siswa, berarti terjadi kenaikan anak yang bersekolah di tiga desa lingkar hotel,” sebutnya.
Menurut Yenny Melina, staf PT Bhineka Mancawisata setiap siswa mendapat perlengkapan sekolah berupa tas, sepatu, seragam sekolah masing-masing jenjang pendidikan, pakaian olahraga, buku tulis, pensil, pulpen serta buku gambar.

Bantuan pendidikan disambut gembira para guru dan ratusan siswa, terlihat sikap antusias ketika tim PT Bhineka Mancawisata turun ke sekolah-sekolah di Desa Paputungan, Tanah Putih dan Jayakarsa.
Sejumlah siswa bahkan secara koor bersuara “Terima kasih PT Bhineka Mancawisata yang memberi bantuan kepada kami,” kata puluhan siswa SD Inpres Paputungan.
Kepala sekolah SD Inpres Paputungan Adri Rantung mengatakan bantuan kepada siswanya sangat bermanfaat untuk peningkatan sumber daya manusia di desanya.
Dikatakan hampir semua anak usia sekolah di Paputungan sekarang bersekolah.
Hal sama juga disampaikan Wakil Kepala Sekolah SD GMIM Paputungan Fatma Tarlemba.
“Semua anak senang mendapat bantuan ini, orangtua tidak pusing lagi mengeluarkan biaya membeli tas dan sepatu serta seragam. Biasanya setiap tahun ajaran, masyarakat berduyun duyun ke Manado belanja sekolah anak. Tas sekolah diberikan PT Bhineka Mancawisata tahun lalu masih dipakai, belum rusak. Kualitasnya bagus,” katanya.
Kepala SMA Advent Tanah Putih, Vitha Paparang juga menyampaikan hal sama.“Terima kasih kepada PT Bhineka Mancawisata atas perhatian kepada anak usia pendidikan di desa kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para siswa,” ujarnya.
Humas PT Bhineka Mancawisata Rizal Layuck menambahkan perusahaannya setiap tahun berpartisipasi dalam kegiatan lomba perayaan 17 Agustus di tingkat kecamatan dan tiga desa berupa penyediaan hadiah lomba.
“Banyak bantuan sudah kami salurkan kepada masyarakat, termasuk CSR kesehatan kepada anak balita hingga lansia berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian multivitamin dan makanan tambahan dalam bentuk susu.
Sepanjang tahun 2020-2022, PT Bhineka Mancawisata saat masa pendemi Covid 19 turun membantu masyarakat dengan pemberian sembako kepada seluruh keluarga di tiga desa, berupa beras, gula dan minyak goreng.
Csr tahun 2023 PT Bhineka Mancawisata diberikan kepada 800 siswa dari PAUD sampai SMA di tiga desa lingkar hotel, desa Paputungan, Jayakarsa dan Tanah Putih.
![]()
