Abadipost.com, MINAHASA UTARA — Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan. Keberhasilannya dalam menjalankan program imunisasi telah membuahkan penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan kerja keras pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat Minut dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Sertifikat penghargaan bernomor IM.03.02/C.IV/1678/2025 diberikan sebagai apresiasi atas capaian signifikan dalam menurunkan angka Non-Polio Acute Flaccid Paralysis (NPAFP) Rate dan angka discarded (bukan campak-bukan rubela) Rate.
Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan Minut dalam mencapai target NPAFP Rate di bawah 23 per 100.000 penduduk usia di bawah 15 tahun dan discarded (bukan campak-bukan rubela) Rate di atas 2 per 100.000 penduduk pada tahun 2024.
Capaian ini menempatkan Minut sebagai contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Direktur Imunisasi Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, MKM. Dalam sambutannya, dr. Prima menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, khususnya di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung.
“Prestasi ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi,” tegas dr. Prima. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan yang profesional, dan partisipasi aktif masyarakat Minut.
Keberhasilan Minut dalam program imunisasi ini sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digaungkan pemerintah.
Dengan meningkatnya cakupan imunisasi, kesehatan masyarakat secara keseluruhan akan meningkat, menunjang terwujudnya Indonesia yang sehat dan produktif.
Hal ini juga menunjukkan efektivitas strategi dan program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam menjangkau dan memberikan edukasi kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat, memastikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya imunisasi untuk mencegah berbagai penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Stela Safitri M. Kes, dalam keterangannya kepada media menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program imunisasi.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan cakupan imunisasi dan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat Minut,” ujar dr. Stela. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini juga berkat dukungan penuh dari seluruh stakeholder terkait.
Penghargaan yang diterima Minut bukan sekadar sebuah sertifikat, melainkan bukti nyata komitmen dan kerja keras dalam membangun kesehatan masyarakat.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk mencapai target serupa, demi terciptanya masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.
Kemenkes RI pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program imunisasi di seluruh Indonesia melalui penyediaan vaksin dan pelatihan bagi tenaga kesehatan. Hal ini memastikan keberlanjutan program imunisasi nasional demi terwujudnya Indonesia sehat. (**)
![]()




Tinggalkan Balasan