Gerakan Pangan Murah Desa Watutumou Disambut Antusiasme Masyarakat Berburu Kebutuhan Pokok

Abadipost.com, MINAHASA UTARA — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Kamis (25/4/2025).

Program ini, yang bertujuan meringankan beban masyarakat akibat tingginya harga kebutuhan pokok, mendapat sambutan luar biasa dan sukses besar melampaui ekspektasi

‎Bupati Joune Ganda, dalam sambutannya, menekankan komitmen Pemkab Minut dan Forkopimda untuk terus membantu masyarakat.

Beliau menjelaskan bahwa GPM merupakan program berkelanjutan yang dianggarkan secara khusus untuk mengendalikan inflasi dan menjamin ketersediaan komoditas penting bagi warga Minut. “Dua hal ini sangat krusial untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya,” tegas Bupati Joune Ganda.

‎Antusiasme warga Desa Watutumou sangat tinggi. Jumlah masyarakat yang hadir sejak pukul 08.30 WITA membeludak hingga pukul 10.00 WITA, jauh melebihi kuota yang disediakan. Hal ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan akan program seperti GPM di tengah kondisi ekonomi saat ini. Menanggapi hal ini, Bupati Joune Ganda langsung menginstruksikan Dinas Pangan Minut untuk meningkatkan kuota dan melanjutkan GPM di berbagai wilayah lainnya.

‎Hukum Tua Desa Watutumou, Ir. Sylviana Rotinsulu, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemkab Minut atas penyelenggaraan GPM di desanya.

Beliau mengungkapkan bahwa program ini sangat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Melihat antusiasme warga sejak pagi, jelas program ini sangat dibutuhkan,” kata Rotinsulu. Ia berharap GPM dapat berkelanjutan agar seluruh warga Desa Watutumou dapat merasakan manfaatnya.

‎Keberhasilan GPM di Desa Watutumou menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Minut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini tidak hanya berhasil menekan inflasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan Kejaksaan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Utara.

Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program ini sangat relevan dan dibutuhkan, menunjukkan perlunya peningkatan kuota dan perluasan jangkauan program di masa mendatang.

‎(ADVETORIAL)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *