Dari KEK Likupang Hingga PSEL, Ini Sederet Proyek Strategis Minut Dalam KUA-PPAS 2027

ABADIPOST.COM, AIRMADIDI – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) resmi mematangkan arah pembangunan daerah untuk tahun mendatang. Langkah ini ditandai dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Minahasa Utara, Senin (20/7/2026).

Di hadapan pimpinan dan anggota legislatif, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menegaskan bahwa penyusunan APBD 2027 harus berfungsi sebagai instrumen utama untuk mempercepat pembangunan sekaligus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Joune menjelaskan, rancangan anggaran tersebut disusun secara sistematis mengacu pada RPJMD Kabupaten Minahasa Utara 2025–2029. Hal ini dilakukan agar setiap program yang dibiayai memiliki arah kebijakan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan.

Sejumlah proyek strategis diproyeksikan menjadi prioritas pembiayaan pada tahun depan. Fokus tersebut meliputi:

  • Percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang
  • Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)
  • Penguatan program Water Energy Security
  • Penyelesaian pembangunan Alun-alun Minut
  • Peningkatan kualitas infrastruktur dasar, layanan kesehatan, dan sektor pendidikan

Dalam draf rancangan awal tersebut, Pemkab Minut memproyeksikan pendapatan daerah tahun 2027 mencapai Rp1,182 triliun, dengan rencana belanja daerah dirancang sebesar Rp1,183 triliun.

Meski demikian, Joune menekankan bahwa besaran angka tersebut masih bersifat proyeksi sementara. Postur anggaran nantinya akan terus disempurnakan melalui proses pembahasan bersama DPRD, dengan mempertimbangkan kondisi dinamika ekonomi, kebijakan pemerintah pusat, serta kapasitas fiskal daerah.

“Kami berharap pembahasan bersama DPRD dapat berjalan konstruktif sehingga menghasilkan APBD yang tepat sasaran, efektif, dan mampu mendorong kemajuan Minahasa Utara secara signifikan,” ujar Joune.

Sementara itu, Ketua DPRD Minahasa Utara Vonny Adel Rumimpunu mengingatkan pentingnya substansi dalam proses penganggaran ini. Menurutnya, pembahasan KUA-PPAS bukan sekadar pemenuhan tahapan administrasi tahunan, melainkan momentum krusial untuk memastikan setiap rupiah dana publik benar-benar memberi manfaat langsung bagi warga.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Vonny Adel Rumimpunu, didampingi Wakil Ketua Edwin Nelwan dan Cynthia Erkles.

Turut hadir dalam agenda penting ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat pemerintah daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, direktur rumah sakit daerah, hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Minahasa Utara. Kehadiran seluruh elemen ini mempertegas komitmen bersama dalam mengawal arah pembangunan Minahasa Utara untuk tahun 2027.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *