MINAHASA UTARA, Abadipost.com – Kiprah Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, di kancah nasional kembali mendapat pengakuan strategis. Kali ini, ia resmi dipercaya untuk memimpin pembentukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Kepercayaan tersebut tertuang dalam Surat Mandat Nomor: Mdt-04/A/DPP-MIPI/III/2026 yang diterbitkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) MIPI pada 18 Maret 2026. Penunjukan ini menempatkan Joune Ganda sebagai figur sentral dalam menyatukan para akademisi, pakar, hingga praktisi pemerintahan di Bumi Nyiur Melambai.
Mandat Langsung dari DPP MIPI
Penyerahan mandat dilakukan di sela-sela rangkaian pelantikan pengurus pusat MIPI periode 2026–2031 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum MIPI, Anwar Hafid (Gubernur Sulawesi Tengah). Agenda besar tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MIPI yang dibuka secara resmi oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Harian DPP MIPI, Muhadam Labolo, dan Sekretaris Jenderal, Mansyur Achmad KM, Joune Ganda diberikan mandat penuh untuk merampungkan struktur kepengurusan di tingkat provinsi.
“Memberi mandat kepada Dr. Joune J.E. Ganda untuk menyusun kepengurusan DPW MIPI Provinsi Sulawesi Utara dalam waktu paling lama 30 hari sejak surat ini diterbitkan,” bunyi petikan surat mandat tersebut.
Kombinasi Akademis dan Praktisi
Penunjukan Joune Ganda dinilai sebagai langkah tepat. Ia dianggap memiliki kapasitas yang mumpuni, tidak hanya sebagai kepala daerah yang berpengalaman secara praktis, tetapi juga memiliki latar belakang akademik yang kuat dalam tata kelola pemerintahan.
Dalam menjalankan tugasnya, Joune Ganda akan melakukan konsolidasi guna menjaring figur-figur potensial dari berbagai unsur, mulai dari birokrat senior hingga akademisi kampus di Sulawesi Utara.
Langkah Konsolidasi
Proses penyusunan struktur ini akan dikoordinasikan langsung dengan sekretariat pusat MIPI di Kampus IPDN Jakarta. Tim kesekretariatan yang dipimpin Andi Fitri Rahmadany bersama Wasekjend Bidang Organisasi, Hikma Ma’ruf Asli, akan mengawal proses ini hingga pelantikan pengurus definitif.
Kehadiran DPW MIPI Sulut di bawah komando Joune Ganda diharapkan mampu menjadi wadah strategis bagi lahirnya gagasan ilmiah serta rekomendasi kebijakan. Fokus utamanya adalah memperkuat reformasi birokrasi, mengoptimalkan pelayanan publik, dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Sulawesi Utara kedepan.
(**/fds)
![]()




Tinggalkan Balasan