MANAHASA, abadipost.com – Pesta Demokrasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Sea tahun 2026 diprediksi akan menjadi momen bersejarah. Munculnya sosok Villy Pontororing sebagai bakal calon Hukum Tua membawa angin segar sekaligus simbol kebangkitan kepemimpinan perempuan di desa tersebut.
Membawa jargon perjuangan “Kami Bukan Siapa-Siapa, Tapi Kami Bisa Membuat Sejarah Baru”, tim pemenangan dan pendukung Villy optimistis dapat memenangkan kontestasi politik tingkat desa ini. Jika terpilih, Villy akan mencatatkan namanya sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan Hukum Tua pilihan rakyat di Desa Sea.
Dukungan Lintas Generasi
Arus dukungan terhadap Villy Pontororing dilaporkan terus mengalir deras. Pantauan di lapangan menunjukkan tren positif di mana kecintaan warga masyarakat semakin nyata, mulai dari kalangan lansia, orang tua, hingga kelompok milenial dan pemuda-pemudi Desa Sea.
”Dukungan warga semakin hari semakin bertambah. Ini merupakan modal sosial yang besar bagi kami untuk memastikan kemenangan di Pilhut 2026 nanti,” ujar salah satu perwakilan tim pendukung.
Optimisme di Tengah Dominasi Kaum Adam
Raymond Pesik Ketua Tim Pemenangan Menjelaskan Meski harus bersaing dengan sejumlah kandidat dari kaum adam, pihak Villy Pontororing tetap percaya diri. Fokus utama mereka bukan sekadar berkompetisi, melainkan menghadirkan perubahan dan membuktikan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara dalam memimpin pemerintahan desa.
”Kami pastikan bahwa Villy Pontororing siap memenangkan Pilhut Desa Sea 2026. Ini bukan hanya soal politik, tapi soal membuktikan bahwa suara rakyat, terutama harapan kaum perempuan dan generasi muda, bisa membawa sejarah baru bagi desa kita tercinta,” pungkasnya, Sabtu (25/4/2026).
Dengan peta kekuatan yang terus berkembang, Pilhut Desa Sea 2026 kini menjadi sorotan publik yang menantikan apakah sejarah baru benar-benar akan tercipta di tangan rakyat.
FDS
![]()




Tinggalkan Balasan