MINAHASA UTARA, abadipost.com – Kelompok Profesional Wartawan Minahasa Utara (ProWM) kembali menunjukkan eksistensinya melalui aksi sosial nyata. Dipimpin langsung oleh Ketua ProWM, Juent Myhard, organisasi profesi ini menggelar kegiatan pembagian takjil di depan Zero Point Minahasa Utara pada Kamis (19/03/2026).
Aksi ini menjadi kelanjutan dari rangkaian program positif ProWM sebelumnya, seperti penyaluran sembako di panti asuhan dan pesantren Desa Palaes, serta suksesnya gelaran “Voice Competition” bagi para jurnalis.
Wujud Kepedulian dan Solidaritas
Kegiatan yang berpusat di jantung Minahasa Utara ini menyasar para pengendara dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa namun masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
”Kegiatan bagi-bagi takjil ini adalah bentuk kepedulian ProWM terhadap umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga kita bisa memberikan kontribusi kecil dan menjadi bagian dari kebaikan di bulan suci Ramadan ini,” ujar Debby penuh semangat.
Mempererat Tali Persaudaraan
Di lokasi yang sama, Ketua ProWM Juent Myhard menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya mempererat tali persaudaraan antarwarga di Minahasa Utara.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan dapat membantu saudara-saudara muslim yang mungkin tidak sempat menyiapkan makanan berbuka puasa. Inilah saat yang tepat bagi kita untuk saling membantu dan mempererat silaturahmi, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” jelas Juent.
Adapun paket takjil yang dibagikan meliputi:
- Berbagai variasi kue basah yang lezat.
- Makanan ringan yang segar.
- Air mineral untuk menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa
Lebih dari Sekadar Profesi
Melalui konsistensi kegiatan sosialnya, ProWM ingin memberikan pesan bahwa peran jurnalis tidak hanya terbatas pada peliputan berita (kontrol sosial), tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif dalam membangun kemajuan dan kesatuan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Antusiasme masyarakat yang melintas di kawasan Zero Point menyambut hangat aksi ini, menciptakan suasana penuh kebersamaan yang menjadi ciri khas kerukunan warga di bumi Tonsea.
(*/fds)
![]()
