Abadipost.com, Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kairagi, Manado, Jumat (5/12/2025), sebagai upaya strategis untuk memastikan ketersediaan dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Gerakan yang menjual berbagai komoditas pangan dengan harga terjangkau ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan nasional (HBKN).
Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, didampingi sang istri yang juga Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulut, Risky Amalia-Gallang. Kegiatan GPM ini juga sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-26.
Komoditas dan Harapan Pemprov
Berbagai kebutuhan pokok yang disediakan oleh Dinas Pangan Pemprov Sulut dalam gerakan ini meliputi telur, beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging ayam, dan tomat. Semua dijual kepada masyarakat dengan harga yang telah disubsidi atau terjangkau.
Mewakili Gubernur Sulut, Sekprov Tahlis Gallang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan permintaan saat Nataru.
“Gerakan pangan murah ini sengaja kami lakukan untuk menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Sekprov. “Gerakan pangan murah ini akan sangat membantu masyarakat menghadapi perayaan Natal dan tahun baru. Silakan berbelanja dengan harga terjangkau,” tambahnya, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini.
Sekprov juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan jajaran Dharma Wanita Persatuan sehubungan dengan HUT DWP. Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak sekolah, termasuk Kepala Sekolah SMA dan SMP, yang menjadi lokasi penyelenggaraan acara.
“Kegiatan ini memang sengaja dilakukan di tempat ini karena melihat secara langsung kondisi bangunan fisik sekolah yang berada di bawah pengawasan dan pembinaan Dharma Wanita Persatuan,” tutup Sekprov Tahlis Gallang.
![]()