Pemprov Sulut Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Pentingnya Solidaritas Nasional
Manado, 5 Desember 2025 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menunjukkan komitmen kuat terhadap solidaritas nasional dengan menyalurkan bantuan dana sebesar Rp1,5 miliar untuk membantu penanganan korban bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Wujud Solidaritas: Rp1,5 Miliar Mengalir ke Sumatera
Bantuan dana tersebut dialokasikan sebagai wujud kepedulian masyarakat Sulut terhadap saudara sebangsa yang mengalami dampak kerusakan dan korban akibat cuaca ekstrem. Secara rinci, bantuan disalurkan sebesar Rp500 juta untuk Provinsi Aceh, dan Rp1 miliar untuk wilayah Sumatera (mencakup Sumut dan Sumbar).
Informasi penyaluran bantuan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Bencana dan Pengamanan Aktivitas Masyarakat Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang berlangsung pada 4 Desember 2025 di Wisma Negara Bumi Beringin.
Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan Daerah
Dalam Rakor tersebut, Gubernur Yulius Selvanus memanfaatkan musibah di Sumatera sebagai pengingat penting akan ketidakstabilan iklim saat ini.
”Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat harus menjadi pengingat bagi kita bahwa iklim sedang tidak stabil, ditandai dengan curah hujan tinggi, perubahan pola cuaca, dan meningkatnya potensi bencana seperti banjir, longsor, dan gelombang tinggi,” tegas Gubernur.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran di Pemprov Sulut untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi risiko di daerah masing-masing, sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana.
Semangat Mapalus sebagai Prinsip Kemanusiaan
Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa bantuan ini merupakan implementasi nyata dari nilai Mapalus, yaitu semangat gotong royong khas Sulawesi Utara. Ia menyatakan bahwa nilai ini tidak hanya dipraktikkan di dalam daerah, tetapi juga harus diwujudkan sebagai solidaritas nasional.
“Sebagai wujud rasa kebersamaan dan solidaritas sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, maka Pemprov Sulut hadir untuk memberikan dukungan nyata melalui bantuan dana yang telah kami kirimkan. Mapalus adalah prinsip kemanusiaan universal kita,” ujarnya.
Ia juga menyoroti laporan mengenai tiga kabupaten di Aceh yang terisolasi akibat bencana, di mana akses transportasi darat terhambat, yang menurutnya semakin menegaskan urgensi dukungan dari daerah lain.
Pemprov Sulut berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan dan menjadi simbol empati masyarakat Sulawesi Utara terhadap saudara sebangsa yang sedang menghadapi cobaan berat. Gubernur turut mengajak seluruh peserta rakor untuk mendoakan pemulihan masyarakat di tiga provinsi terdampak tersebut.
![]()




Tinggalkan Balasan